UMROH MURAH | ZIARAH KOTA JEDDAH

 

UMROH MURAH | ZIARAH KOTA JEDDAH



Kota Jeddah disamping posisinya sebagai kota Pelabuhan dan perniagaan, Jeddah juga berfungsi sebagai kota pusat kegiatan pemerintahan dan kota diplomatik bagi pemerintahan Kerajaan Arab Saudi.

Di kota ini terdapat istana raja dan kantor Departemen Luar Negeri Arab Saudi serta kantor perwakilan negara-negara asing dan badan-badan internasional lainnya.

Pintu masuk ke Arab Saudi ini sering dijadikan sebagai lokasi pertemuan para pemimpin bangsa, khususnya negara-negara Islam untuk membicarakan berbagai persoalan yang terkait dengan Islam.

Beberapa kantor badan internasional ditemukan di kota ini, seperti Organisasi Penyiaran Negara Islam, Badan Dana Ilmu, Teknologi dan Pembangunan, Badan Solidaritas Islam, Bank Pembangunan Islam, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan lain-lain.

Seiring dengan itu, Kota Jeddah sekarang telah menjadi kota bebas terbuka untuk perhubungan dan perdagangan internasional, sehingga menjadi kota bisnis terbesar di Timur Tengah.

Di mana-mana tampak bangunan tinggi, perkantoran, pertokoan, supermarket dan hotel yang megah karena pada umumnya penduduk dari berbagai negara Teluk sengaja datang ke Jeddah untuk berbelanja.

Dalam kaitannya dengan ibadah haji, Kota Jeddah berfungsi sebagai salah satu Miqat Makani dalam pelaksanaan ihram bagi ibadah haji. Jamaah haji Indonesia yang memasuki Kota Mekkah dengan menggunakan fasilitas pesawat terbang menggunakan Kota Jeddah sebagai tempat memulai ihram.

Keputusan ini ditetapkan oleh pihak pemerintah Indonesia sejak tahun 1980 berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Disamping jamaah haji Indonesia, hampir semua jamaah haji dan umrah juga singgah di sini, karena kota ini adalah tempat transit jamaah haji. Menurut catatan, dalam satu tahun lebih kurang dari dua juta orang jamaah haji berkunjung ke Tanah Suci melalui Kota Jeddah.

Khusus untuk pengangkutan jamaah haji, pemerintah Arab Saudi telah membangun pelabuhan laut dan pelabuhan udara. Pelabuhan udara yang dibangun dinamakan Bandara King Abdul Aziz yang terletak beberapa kilometer dari Kota Jeddah.

Bandara King Abdul Aziz merupakan sebuah pelabuhan udara yang sangat megah, indah dan menakjubkan. Penggunaan bendara tersebut dimulai sejak diresmikannya pada tahun 1981.

Pada tahun itu pula, MUI mengeluarkan fatwa tentang sahnya Bandara King Abdul Aziz sebagai Miqat Makani bagi jamaah haji Indonesia. Dengan demikian, sejak saat itu tempat memulai ihram bagi jamaah haji Indonesia beralih dari Kota Jeddah ke Bandara King Abdul Aziz.



Interior King Abdul Aziz Jeddah | Program Umroh Murah
Interior King Abdul Aziz Jeddah | Program Umroh Murah
Bandar Udara Internasional King Abdulaziz (Arab: طار الملك عبدالعزيز الدولي‎) (IATA: JED , ICAO: OEJN) merupakan bandar udara utama yang melayani kota Jeddah di Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saudi. Bandar udara ini sering disebut Jeddah, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu JED.

Bandara ini terletak 19 kilometer utara Kota Jeddah, Arab Saudi. Pengerjaan pembangunan bandara ini dimulai tahun 1974, dan selesai tahun 1980. Akhirnya, pada 31 Mei 1981, bandara ini dibuka untuk layanan penuh setelah secara resmi di buka pada April 1981.

Karena kedekatan Jeddah ke kota suci Islam Makkah, bandara singkatan satu fitur khusus: Terminal Haji khusus dibangun untuk menangani peziarah asing ditakdirkan ke Mekkah untuk mengambil bagian dalam ritual yang terkait dengan ibadah haji tahunan. Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, menyediakan kemampuan yang diperlukan untuk membawa peziarah ke Arab Saudi. Ini dirancang oleh Fazlur Rahman Khan dari perusahaan arsitektur Skidmore, Owings dan Merrill LLP (SOM) dan direkayasa oleh Horst Berger saat di Geiger Berger Associates.

Terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing. Terminal Selatan adalah dicadangkan untuk penggunaan eksklusif Saudi Arabian Airlines sampai 2007 ketika juga operator swasta Arab Saudi Nas Air dan Sama Airlines diberi izin untuk menggunakan terminal ini. Bandara KAIA-Jeddah berfungsi sebagai hub utama untuk Saudi Arabian Airlines.

Para haji bandara Jeddah Terminal diperkirakan, pada lima juta kaki persegi (465.000 m²), antara terminal terbesar di dunia udara setelah Bandara Internasional Ibukota Beijing, Dubai International Airport dan Bandara Internasional Hong Kong. Ini mencakup lebih dari 100 hektare (405.000 m²) dan dikenal untuk tenda berbentuk atap. Atap Terminal 3 adalah tidak hanya tenda, tetapi bahan fiberglass berwarna putih. Terminal Haji menawarkan fasilitas banyak peziarah, termasuk sebuah masjid, dan dapat menampung 80.000 wisatawan pada waktu yang sama.
Exterior King Abdul Aziz Airport Jeddah | Program Umroh Murah
Exterior King Abdul Aziz Airport Jeddah | Program Umroh Murah

Kota Jeddah sedikitnya memiliki tiga julukan, antara lain: 1) Sang Pengantin Putri Merah. Julukan ini diberikan karena kecantikan dan keindahannya. 2) Pintu Gerbang Dua Tanah Haram. Julukan ini diberikan karena letak geografisnya sebagai pintu masuk ke Makkah dan Madinah, terutama melalui jalur laut dan udara. 3). Kota di tengah-tengah pasar. Julukan ini diberikan karena fungsinya sebagai pusat kegiatan bisnis dan perdagangan tingkat dunia.

Demikianlah artikel mengenai salah satu Kota Ziarah Umroh Murah yaitu Kota Jeddah sebagai pintu Masuk dan Pintu Perpisahan dalam Itinerary Program Umroh Murah , simak kisah dan sejarah kota-kota ziarah program Umroh Murah yang lain, tetap stay tune di website UMROH MURAH
UMROH MURAH | ZIARAH KOTA JEDDAH 4.5 5 Nur Dhuha Wisata Program Umroh Murah, ziarah Jeddah, Program 9 Hari, Itinerary 9 Hari, Umroh Surabaya, Umroh Murah, Umroh Murah Surabaya UMROH MURAH | ZIARAH KOTA JEDDAH Kota Jeddah disamping posisinya sebagai kota Pelabuhan dan perniagaan, Jeddah juga berfungsi sebaga...


Back to top
Jalin Silaturahmi di Facebook

×